Hugh Piggott

hugg1

Orang ini bernama Hugh Piggott. Kegiatannya sungguh mulia, yaitu berusaha menangkap energi dari angin untuk memenuhi kebutuhan energi perumahan, misalnya untuk menyalakan TV, lampu penerangan, dan lain-lain seperti ditunjukkan oleh bagan di bawah ini.

hugg2

Selain itu, dia rela membagikan ilmunya dan bisa diunduh di sini:

http://www.4shared.com/file/100981293/2712f7a2/Wind_Turbine.html?s=1

Kegiatan ini juga dapat mengurangi ketergantungan kita pada energi fossil. Kita tahu energi fossil bukan energi yang terbarukan sehingga lambat laun akan habis.

Selain itu kegiatan ini bersifat ramah lingkungan dan ikut menyelamatkan dunia dari pemanasan Global.

Selamat Pak Hugh Piggott!

Advertisements

Menangkap Isyarat Tuhan

Setiap hari kita meminta petunjuk Tuhan dengan mengucapkan: “Ihdinaa alshshiraatha almustaqiima” yang berarti: “Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus”. Petunjuk yang kita minta adalah petunjuk yang kita yakini akan dapat membawa kita pada keselamatan di dunia maupun di akherat.
Do’a tersebut pasti didengar Tuhan sebab Tuhan Maha Mendengar dan pasti dikabulkan sebab Tuhan Maha Pengasih dan Pemurah.
Apakah kita sudah bersungguh-sungguh ketika mengucapkan do’a tersebut?
Petunjuk Tuhan diberikan kepada setiap manusia sebab petunjuk Tuhan memancar bagai cahaya. Hanya orang-orang yang bersedia menerima sinar-Nya saja yang akan mendapat petunjuk sedangkan orang yang berusaha menghindar dan menutupi cahaya-Nya dia tidak akan mendapat petunjuk.
Agar petunjuk dapat masuk ke dalam Qolbu maka kita harus berendah hati karena ada kemungkinan kita salah dan kita harus  selalu menggunakan akal pikiran sebab petunjuk-Nya tidak mungkin berupa suara ghaib yang datang dari langit melainkan hanya berupa isyarat.
Hanya orang-orang merdeka yang mampu menangkap isyarat Tuhan.

Karya – Karya Saya

  1. Solusi Numerik Persamaan Blasius Menggunakan Matlab V6.5

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Dosen Teknik 2007, diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara Jakarta pada tanggal 29 Agustus 2007 dan dipublikasikan dalam bentuk Prosiding Temu Ilmiah Nasional Dosen Teknik 20007, ISBN No. 978-979-99723-1-6.

Solusi Numerik Persamaan Blasius Menggunakan Metode RK4

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi, diselenggarakan oleh Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tanggal 7 November 2007 dan dipublikasikan dalam bentuk Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi, ISBN No. 978-979-16967-0-8.

  1. Perancangan Sistem Kendali Adaptif Model Following pada In-flight Simulator N250-PA1 dengan Metode Kendali Optimal “Kuadrat Linier”.

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Pengembangan Produk Berbasis Proses dan Manufaktur, diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia pada tanggal 22 Juli 2006 dan dipublikasikan dalam bentuk Prosiding Seminar Nasional Teknoin 2006, ISBN No. 979-96964-4-5.

  1. Pengembangan Aerowisata di Yogyakarta dengan Menggunakan Pesawat Ringan.

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Transformasi Teknologi untuk Peningkatan Kualitas Hidup Manusia, diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Yogyakarta pad tanggal 16 Desember 2006 dan dipublikasikan dalam bentuk Prosiding Seminar Nasional Teknologi III, ISBN No. 979-98964-3-6.

  1. Pemodelan Sistem Hidrolik Penggerak Flap pada Pesawat Latih Dasar KT-1B menggunakan Matlab V6.5

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Inovasi Teknologi dalam Bisnis dan Industri: Peluang dan Tantangan, diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia pada tanggal 10 Nopember 2007 dan dipublikasikan dalam bentuk Prosiding Seminar Nasional Teknoin 2007, ISBN No. 978-979-96964-5-8.

  1. Simulasi Numerik Sistem Vibrasi Paksa Satu Derajat Kebebasan dengan Redaman menggunakan Microsoft Office Excel 2007.

Penulis Petama/Tunggal, berdasarkan surat Kopertis Wilayah V no. 0524/Kop.V/A.1/V/2008 dan dipresentasikan di Kopertis Wilayah V pada tanggal 28 Mei 2008.

Ini softwarenya klik.

  1. Penentuan Frekuensi Alamiah Sayap Pesawat Latih KT-1B dengan Metode Myklestad

Penulis Petama/Tunggal, dipresentasikan di Kopertis Wilayah V.

  1. Pemanfaatan Ethanol dari Ketela untuk Bahan Bakar Motor OS Max 15 LA-S pada Pesawat Model Wing Dragon

Dibiayai melalui DIPA Kopertis Wilayah V no. 0169.0/023-04.2/XIV/2009 Tahun Anggaran 2009

Pemanfaatan Ethanol dari Ketela untuk Bahan Bakar Motor OS Max 15 LA-S pada Pesawat Model Wing Dragon

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Kluster Riset Teknik Mesin (KRTM) 2009 dengan thema: Potensi Pengembangan Energi Terbarukan dan Material Pendukung Konstruksi Energi Terbarukan yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada tanggal 13-14 Oktober 2009 dan dipublikasikan dalam bentuk Prosiding Seminar Nasional KRTM 2009, ISBN No. 978-602-95597-0-5

  1. Chuck Glider untuk Remaja Masjid

Pengabdian Masyarakat dibiayai melalui DIPA Kopertis Wilayah V no. 0169.0/023-04.2/XIV/2008 Tahun Anggaran 2008

  1. Pelatihan Pembuatan Ethanol dari Ketela untuk Pemuda Masjid

Pengabdian Masyarakat dibiayai melalui DIPA Kopertis Wilayah V no. 0169.0/023-04.2/XIV/2009 Tahun Anggaran 2009

  1. Dasar-Dasar Mesin Turboprop Buku yang ditulis secara mandiri bersama Bpk. Kol (Purn) Karseno, KS, Inz

Bermanfaatlah Bagi Semua

Alkisah di pinggir pantai hidup Paijo yang kegiatannya setiap hari mondar-mandir di tepi pantai.

Setiap hari ada saja bintang laut yang terbawa ombak sehingga terlempar di pasir tepian pantai. Sebagian terbawa ombak kembali ke laut, sebagian tertinggal di pasir pantai dan mati.

Setiap hari Paijo memunguti bintang laut- bintang laut yang terdampar itu dan dilempar kembali ke laut supaya bisa hidup kembali.

Diam-diam Blonthang mengamati kegiatan Paijo tersebut dan kemudian Blonthang menghampiri Paijo, “Jo, setiap hari ada ribuan bahkan jutaan bintang laut yang terdampar di pasir pantai. Sedangkan yang bisa kamu kembalikan ke laut paling-paling hanya puluhan saja setiap harinya. Bukankah usahamu itu tidak ada artinya sama sekali alias sia-sia saja”.

Paijo menjawab sambil tetap melempar bintang laut yang ada di tangannya, “Tapi apa yg aku lakukan ini sangat berguna bagi bintang laut ini”.

Jadi sekecil apapun perbuatan yang kita lakukan asalkan berguna bagi yg lain tidak ada alasan untuk dihentikan.

Misalnya anda memilah-milah sampah sehingga terpisah antara sampah organik dan anorganik mungkin kelihatannya sepele tapi manfaatnya sangat besar untuk kelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan kecil saja sangat berguna apalagi kegiatan yg besar, misalnya anda dapat mempengaruhi kebijakan publik sehingga para penebang hutan liar dapat mati kutu, atau kebijakan anda dapat mengurangi produksi CO2 di atmosfer… maka sangat besar sekali manfaatnya.

Makanya, agama bilang bahwa pemimpin yang adil akan langsung masuk surga tanpa dihisab.

Turbin Angin Untuk Menyelamatkan Dunia

kincir angin

Energi fosil membutuhkan waktu jutaan tahun untuk membentuknya dan ironisnya manusia hanya membutuhkan ratusan tahun saja untuk menghabiskannya. Selain itu pemanfaatan energi fosil juga dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan pemanasan global yang sangat membahayakan kehidupan seluruh umat manusia di bumi.

Oleh karena itu, perlu ditemukan sumber-sumber energi alternatif. Energi angin adalah salah satu energi alternatif yang disediakan oleh alam secara gratis. Dengan menggunakan Turbin Angin atau biasa disebut Kincir Angin maka energi angin dapat dimanfaatkan oleh manusia. Prinsip kerja Turbin Angin adalah mengubah energi kinetik angin menjadi energi mekanik putaran poros.

Energi mekanik poros biasanya dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik menggunakan suatu generator. Energi listrik sifatnya sangat fleksibel. Energi ini dapat digunakan untuk penerangan, menggerakkan mesin-mesin industri, transportasi, dan masih banyak lagi.

Pemanfaatan energi angin di dunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan seperti ditunjukkan pada tabel di bawah ini:

produksi dunia

Indonesia adalah negara kepulauan yang diapit oleh dua benua besar dan dua samudera yang seharusnya merupakan daerah angin. Peta angin di Indonesia ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.

sebaran angin

Jika potensi angin di Indonesia benar-benar dimanfaatkan dengan baik maka Bangsa Indonesia akan menjadi Bangsa Mandiri Energi dan akan semakin kuat dan jaya.

Di bawah ini saya tulis Teori Momentum 1 Dimensi yang diterapkan pada Turbin Angin. Jika kita bisa membuat simulasi numerik aliran udara melintasi turbin angin dengan rancangan tertentu misalnya aerofoil, jumlah blade (bilah), panjang chord, diameter dan lain sebagainya maka dengan menentukan kecepatan aliran udara di depan dan belakang turbin akan dapat ditentukan berapa Thrust yang dihasilkan dan Daya Angin yang berhasil diserap Turbin Angin.

Thrust bersifat merugikan karena thrust yang mendorong menara penyangga turbin, semakin besar trhust maka menara penyangga juga harus kuat sehingga biaya pembuatannya akan mahal.

Semakin besar Daya (Power) yang diserap oleh turbin maka efisiensi konversi energi turbin akan semakin besar artinya turbin yang dirancang sangat menguntungkan.

Teori Momentum 1 Dimensi untuk Turbin Angin ada di bawah ini:

http://www.scribd.com/doc/21369754/Teori-Momentum-Untuk-Turbin-Angin-Ideal

Berita terkait:

https://ardicahyono.wordpress.com/2009/10/07/sebelum-manusia-punah/

Bangunlah Rumah Tahan Gempa

gempa

Saya ikut menjadi korban gempa Yogyakarta tahun 2006, efeknya sangat mengerikan. Oleh karena itu ketika membangun rumah sebaiknya buatlah bangunan tahan gempa. Sambungan-sambungan di atas harus saling menguatkan seperti ini:

rumah tahan gempa 1

Pondasi sebaiknya seperti ini:

rumah tahan gempa 2

Kebiasaan kita untuk memoles muka atau me-make-up rumah kita dengan marmer Italy, ornamen-ornamen yang mahal harganya harus kita turunkan prioritasnya. Yang lebih utama adalah struktur bangunan, meskipun besi-besi itu tidak bisa nampak mata tapi itu sangat penting untuk keselamatan kita.

Bangunlah rumah yang tahan sampai 8 SR. Jangan sampai rumah kita terkena gempa 6 SR sudah hancur berantakan. Itu artinya akan membahayakan keluarga kita.

Sumber:

http://ciptakarya.pu.go.id/dok/gempa/pedoman/LEFLAT%20KAYU%20TAHAN%20GEMPA%201.jpg

http://ciptakarya.pu.go.id/dok/gempa/pedoman/leaflat%20tembok%20hitam%201.jpg

Menyemai Bibit Tanaman

Untuk menyelamatkan dunia dari dampak pemanasan global maka kita perlu menanam pohon. Sehingga perlu kita siapkan bibit tanaman.

bibit tanaman

Bibit tanaman bisa kita produksi sendiri.

botol aqua

Jika kita mempunyai botol aqua seperti di atas yang kita temukan dari tempat sampah. Botol tersebut dapat dijadikan pot persemaian bibit tanaman. Caranya potong bagian atasnya dan diberi lobang di bawahnya agar akar bibit tidak membusuk. Kemudian pot yang sudah kita siapkan diisi dengan tanah.

pisahsampah

Sampah rumah tangga yang sudah kita pilah-pilah sehingga kita mempunyai sampah organik dapat kita olah menjadi kompos. Kompos ini dapat kita manfaatkan untuk pupuk dan kita masukkan di botol aqua atau pot yang kita siapkan.

biji

Biji buah-buahan yang kita konsumsi sehari-hari dapat kita tanam di media yang sudah kita siapkan. Jangan khawatir bibit yang kita produksi akan memenuhi pekarangan kita, bibit yang tumbuh ikut menyaring udara dari gas Karbondioksida yang membahayakan kesehatan kita sekaligus menghasilkan gas Oksigen yang dapat menyehatkan kita.

Selain itu siapa tahu ada tetangga yang membutuhkan bibit untuk ditanam di pekarangannya maka kita sudah siap untuk memberikannya sehingga lingkungan di sekitar kita pun menjadi hijau.

Berita terkait:

https://ardicahyono.wordpress.com/2009/10/15/saya-menangis/

https://ardicahyono.wordpress.com/2009/10/07/sebelum-manusia-punah/

Sampah Plastik untuk Pesawat Model

maranatha fesbuk

Gambar pesawat di atas adalah pesawat tim Universitas Kristen Maranatha yang menjadi juara I dalam Kontes Robot Terbang atau Indonesian Indoor Aerial Robot Contest di ITB pada tanggal 11-12 Oktober 2009.

Menarik dari pesawat tersebut tidak menggunakan kayu Balsa dan foam sama sekali. Padahal kayu Balsa dan foam seolah-olah sudah menjadi bahan utama di pesawat-pesawat model. Pesawat ini menggunakan plastik yang biasa dipakai di canopy.

sampah-2

Saya sedang berpikir, bagaimana sampah-sampah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pesawat seperti ini. Tentunya proses produksinya tidak mudah. Jika ternyata bahan plastik bersifat getas maka harus digabungkan dengan bahan lain atau merupakan bahan komposit.

Untuk mempelajari bahan Komposit dan plastik dapat dipelajari di link ini, bukunya juga dapat diunduh sekalian:

http://gigapedia.com/items/8998/mechanics-and-analysis-of-composite-materials

http://gigapedia.com/items/79671/wood-plastic-composites

Bagai Air di Daun Talas

air di daun talas

Gambar 1: Air di daun talas

“Bagai Air di Daun Talas” adalah pepatah untuk orang yang tidak punya pendirian atau plin-plan. Air di daun Talas tidak bisa menempel tapi berlari-lari ke sana-kemari. Hal itu disebabkan pada permukaan daun Talas terdapat zat penolak air.

Masalah yang cukup penting pada kendaraan yang bergerak dengan kecepatan tinggi adalah masalah Drag atau gaya Hambat. Mekanisme Drag pada pesawat terbang seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

drag

Gambar 2: Mekanisme Drag

Jika Drag semakin besar maka pesawat terbang membutuhkan Thrust atau Gaya Dorong yang besar agar dapat melaju di udara. Jika Thrust membesar artinya pesawat lebih boros bahan bakar. Agar pesawat lebih hemat bahan bakar maka Drag sebaiknya diperkecil. Drag disebabkan oleh gesekan antara fluida (Cairan atau udara) yang melewati permukaan benda.

Zat penolak air seperti yang melapisi daun Talas, kemungkinan dapat mengurangi gesekan fluida dengan permukaan yang dilapisi zat tersebut. Sehingga zat penolak air mungkin dapat mengurangi Drag dan jika diaplikasikan di pesawat terbang atau kapal cepat akan dapat mengurangi Drag sehingga menghemat bahan bakar.

elang

Gambar 3: Bulu Burung Mempunyai Zat Pelicin

Pada bulu-bulu burung terdapat semacam zat lilin yang sangat licin bagi air dan mungkin licin pula bagi udara. Saya curiga itu juga untuk mengurangi Drag sehinggga energi burung tidak cepat terkuras pada sat terbang.

ikan

Gambar 4: kulit Ikan Mempunyai Zat Licin

Pada kulit ikan juga ada zat pelicin yang kemungkinan juga berfungsi untuk mengurangi Drag pada saat ikan berenang sehingga dapat lincah ketika meliuk-liuk di dalam air dan energinya tidak cepat terkuras.

Jika kita dapat menemukan zat-zat tersebut seperti yang melumasi daun Talas, bulu Burung, dan Ikan maka akan sangat bermanfaat jika diaplikasikan pada Pesawat Terbang, Kapal Cepat, Kereta Api, dan lain sebagainya.

pesawat udara

Gambar 5: Pesawat Terbang Membutuhkan Zat Pelicin Untuk Mengurangi Drag

kapal cepat

Gambar 6: Kapal Cepat Membutuhkan Zat Pelicin Untuk Mengurangi Drag

kereta api cepat

Gambar 7: Kereta Api Cepat Membutuhkan Zat Pelicin Untuk Mengurangi Drag

Saya Menangis

menangis

Mungkin kebanyakan kita akan menangis ketika bumi semakin panas dan dataran-dataran rendah mulai terendam air laut. Hal itu disebabkan oleh pemanasan global. Menurut berita ini http://fplh.files.wordpress.com/2007/12/teknologi_pemanasan-070806.jpg diperkirakan pada tahun 2050 suhu di Indonesia naik 2 derajat Celcius, permukaan air laut naik 7 meter sehingga daerah-daerah rendah seperti Jakarta akan ditenggelamkan oleh laut.

Kemudian akan terjadi perpindahan besar-besaran, manusia yang selama ini tinggal di daerah rendah akan berusaha mencari tempat yang lebih tinggi seperti Malang, Bandung, Bogor, dan lain sebagainya, sementara itu suhu udara akan semakin panas. Harga tanah akan semakin mahal karena luas daratan semakin sempit, hidup semakin susah karena saling berhimpitan.

Saat itu, kita semua akan menangis.

Berita terkait:

https://ardicahyono.wordpress.com/2009/10/07/sebelum-manusia-punah/

salam,

Ardi Cahyono

« Older entries Newer entries »