Bukti Cinta Kita Kepada Tuhan


Cinta itu tidak hanya di mulut saja tapi juga harus dibuktikan di dalam amal perbuatan. Ketika kita sedang bermesraan dengan pasangan kita tentunya kita ingin berlama-lamaan dengannya dan tidak ingin waktu segera berakhir.

Shalat adalah sarana untuk bermesraan dengan Tuhan. Kalau kita benar-benar mencintai Tuhan tentunya kita juga senang sekali berlama-lama ketika shalat sebab pada saat itu kita sebenarnya sedang menghadap Tuhan.

Apakah benar demikian? Kalau selama ini shalat kita ingin cepat selesai, maka cinta kita kepada Tuhan perlu dipertanyakan.

Ketika kita sedang bermesraan dengan pasangan kita, tentunya konsentrasi penuh ditujukan kepada pasangan kita. Jangan sampai kita memikirkan hal lain bahkan sampai melengos ke tempat lain.

Bagaimana ketika kita melakukan shalat? Ketika kita
melakukan "takbir ihram”, kita diharamkan melakukan gerakan
selain yang sudah ditentukan di dalam shalat. Bahkan memikirkan
hal-hal di luar shalat pun dilarang. Apakah benar demikian?
Kalau pada saat shalat kita masih memikirkan hal-hal lain
di luar shalat, maka cinta kita kepada Tuhan masih perlu
dipertanyakan.
Apakah kita masih suka garuk-garuk ketika shalat?
Itu menandakan bahwa kita masih belum fokus, hal itu juga
menandakan bahwa cinta kita kepada Tuhan masih belum sepenuhnya.
Apakah kita sudah menghayati setiap bacaan shalat kita,
setiap kata demi kata? Kalau belum bagaimana bisa dikatakan
kita benar-benar mencintai Tuhan? Sebab kita hanya ngomong
tapi pikiran kita ngelantur kemana-mana.

Shalat adalah tiang agama. Mari kita tegakkan shalat
supaya agama kita tidak ambruk. 
Menegakkan agama tidak dengan srudak-sruduk seperti
yang dilakukan oleh FPI. Dengan beragama seharusnya
membuat kita menjadi lebih santun, tidak malah membuat
pihak lain ketakutan.

@ardi cahyono
Advertisements

4 Comments

  1. The FonZ said,

    January 4, 2010 at 3:40 am

    Setuju…

  2. atr said,

    January 17, 2010 at 1:17 pm

    Saya pernah denger seorang kyai dari Jatim membuat perumpamaan yang ekstrim: shalat Anda dibandingkan dengan buang air lebih enak mana? Jika masih lebih enak BAB … apalagi sambil ngrokok atau baca koran … berarti kualitas shalat Anda …. tahu sendiri lah!

  3. April 11, 2010 at 12:57 am

    http://sangkebenaran.blogspot.com/

    Inilah contoh ajaran PEDOFILIA Muhammad:

    Dikisahkan Jabir bin ‘Abdullah: Ketika aku menikah, Rasullah bersabda kepadaku, perempuan macam apa yang kamu nikahi? Aku menjawab, aku menikahi seorang janda muda? Beliau bersabda, Mengapa kamu tidak bernafsu pada para perawan dan memanjakannya? Jabir juga berkisah: Rasullah bersabda, mengapa kamu tidak menikahi seorang perawan muda sehingga kamu dapat memuaskan nafsumu dengannya dan dia denganmu?

    Hadits Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 17.

    A’isyah (Allah dibuatnya bahagia) diceritakan bahwa Rasullah (semoga damai sejahtera atas beliau) dinikahi ketika usianya tujuh tahun, dan diambilnya untuk rumahnya sebagai pengantin ketika dia sembilan tahun, dan bonekanya masih bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Yang Kudus) mampus usianya delapan belas tahun.

    Kitab Sahih Muslim 8, Pasal 3311.

    Dikisahkan A’isyah: bahwa Nabi menikahinya ketika dia berusia enam tahun dan menikmati pernikahannya ketika berusia sembilan tahun. Hisham berkata: Aku telah menceritakan bahwa A’isyah menghabiskan waktunya dengan Nabi selama sembilan tahun (yaitu hingga kematiannya).

    Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 65.

    Muhammad telah bernasu birahi kepada anak berusia enam tahun. Apa yang tersimpan di dalam otak Muhammad? Apa pikiran mesum nabi merupakan perbuatan suci?

  4. wongalus said,

    February 15, 2011 at 3:36 pm

    berikut silsilah leluhur kami di masa lalu agar senantiasa ingat akan jasa-jasa dan perjuangan mereka. Sekaligus agar bisa meneladaninya dengan sempurna.

    1. Nabi Muhammad SAW berputri
    2. Siti Fatimah berputra
    3. Imam Hussain berputra
    4. Ali Zainal ‘Abidin berputra
    5. Muhammad Al Baqir berputra
    6. Ja’afar As-Sodiq berputra
    7. Ali Uradhi berputra
    8. Muhammad An-Naqib berputra
    9. Isa Ar-Rumi berputra
    10. Ahmad al-Muhajir berputra
    11. Ubaidullah berputra
    12. Alawi Awwal berputra
    13. Muhammad Sohibus Saumi’ah berputra
    14. Alawi Ats-Tsani berputra
    15. Ali Kholi’ Qosam berputra
    16. Muhammad Sohib Mirbath (Hadhramaut) berputra
    17. Alawi Ammil Faqih (Hadhramaut) berputra
    18. Abdul Malik Al-Muhajir (India) berputra
    19. Abdullah Khan berputra
    20. Ahmad Jalaludin Khan berputra
    21. Syaikh Jumadil Qubro/Jamaluddin Akbar Khan berputra
    22. Maulana Ishak + Dewi Sekardadu berputra
    23. R Rahmad (Sunan Ampel) berputra
    24. Prabu Sadmata (Sunan Giri I) berputri
    25. Nyai Anom Besari + Ki Anom Besari : Ki Anom Besari keturunan dari Prabu Brawijaya dengan silsilah sbb: Prabu Brawijaya berputra Ratu Jenggala Kediri berputra Pangeran Demang berputra Raden Demang berputra Ki Ageng Abdul Mursad Tukum Kediri berputra Ki Anom Besari—. Dari perkawinan Nyai Anom Besari + Ki Anom Besari kemudian berputra:
    26. Ki Ageng Mohammad Besari Tegalsari Ponorogo berputra
    27. Ki Ageng Ilyas berputra
    28. Ki Sihabudin Gentong Jogorogo berputra
    29. Ki Imam Soepangat alias Ki Muhammad Musa berputra
    30. Ki Kasantari berputra
    31. Ki Kasan Pawiro berputri
    32. Ki Abdullah Syahid + Nyi Robingu berputra
    33. Ki Sukandar + Nyi Dunainah berputra
    34. Ki Zuchri
    35. Ki Ardi Cahyono

    Demikian apa yang bisa saya sampaikan sekaligus permohonan maaf yang sebesar besarnya atas segala kekurangan. Profil ini kami sampaikan apa adanya dan tiada maksud kami untuk riya, pamer atau menyombongkan diri. Semoga upaya ini bisa menjadi jembatan bagi kita untuk saling mengenal satu sama lain semata-mata untuk menggapai ridho Allah SWT.

    Wassalamualaikum wr wb


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: